Inspektorat Kota Palembang
   BERSAMA WUJUDKAN PALEMBANG EMAS 2018  
Kalender
JUNI 2017
S S R K J S M
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    
             
 
Bahasa
Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia
 
Waktu Palembang
 
Jadwal Sholat
Palembang
Imsak04:33 WIB
Subuh04:43 WIB
Syuruq06:04 WIB
Dzuhur12:05 WIB
Ashar15:29 WIB
Maghrib18:03 WIB
Isya19:17 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
 
Pengunjung
Tahun ini1945
Bulan ini777
Hari ini17
Online1
25235
Sejak : 03/11/2009
 

Portal Nasional Republik Indonesia

Departemen Dalam Negeri RI

Bappenas

Departemen Komunikasi & Informatika RI

Provinsi Sumatera Selatan

Visit Indonesia 2009

Pemerintah Kota Palembang

Inspektorat

Beranda > Berita > Dishub

Atasi Kemacetan, Lima Trayek Angkot Dihapus

28/08/2009 08:17:36 WIBOleh : Administrator

Kemacetan yang terjadi di pusat kota terlebih-lebih lagi pada jam sibuk menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Palembang. Mengatasinya, Pemkot akan menghapus lima trayek angkot pada tahun 2010. “Angkot yang berada di pusat kota harus dialihkan. Nantinya, trayek tersebut akan diganti dengan BRT, yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di pusat kota,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang Edi Nursalam, Minggu (12/7).

Kelima trayek angkot yang bersinggungan dengan rute Bus Rapid Transit (BRT) yang akan dihapus yakni angkot jurusan Ampera-Km5, Ampera-Plaju, Ampera-Kertapati, Ampera-Bukit Besar dan Way Hitam-Talang Betutu.

“Sebagai ganti dari trayek yang dihapus, Dishub akan membuka 10 trayek baru. Trayek ini akan lebih dikonsentrasikan ke kawasan pinggiran kota, yang selama ini memang belum ada angkutannya,” katanya.

Edi menjelaskan 10 trayek baru baru tersebut yaitu jurusan Gasing-Km 12, Gasing-Alang-Alang Lebar, Km 5-Sako (melintasi Jalan Sukabangun II), Km 5-Talang Kelapa, Tegal Binangun-7 Ulu, Tegal Binangun-Pasar Induk Jakabaring, Jakabaring-Karyajaya (melintasi Lingkar Selatan), Bukit Besar-Makrayu, Lemabang-Kalidoni, dan Lemabang-Prumnas Sako.

Edi mengakui jika perubahan tersebut akan menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat namun dengan tambahan trayek ini Edi berharap kawasan yang selama ini masih sulit transportasinya, akan berkembang karena sudah ada sarana transportasi sehingga berdampak pada berkembangnya wilayah dan pemukiman yang dilalui trayek baru tersebut.

Sementara itu untuk BRT yang diberi nama Transmusi, menjelaskan angkutan ini rencananya akan melintasi tiga koridor, yakni Jakabaring-Alang Alang Lebar (AAL), Bandara SMB II-Palembang Indah Mal (PIM), dan Celentang Sako-Kambang Iwak.

Terkait dengan rencana ini Edi meminta dinas dan instansi terkait untuk berperan aktif dalam mengatasi dampak sosial yang ditimbulkan terhadap masyarakat.

Terpisah Kepala Bidang (Kabid) Transportasi Jalan dan Rel KA (TJR) Dis­hub Kota Palembang Agus Supriyanto mengatakan pada lima trayek angkot yang ditutup tersebut terdapat sekitar 600 angkot yang beroperasi.

”Mulai sekarang ijin trayek angkot yang akan dihapus tidak diperpanjang lagi. Nah, kita langsung tawarkan dengan 10 trayek yang baru dibuka,” katanya.

Share

Berita Lainnya

Tidak ada berita lainnya pada topik yang sama dengan berita ini.

Komentar
Kirim Komentar
Nama:
E-Mail:
Komentar:
   
Masukan kode pada gambar di atas:
  
Komentar terbaru (Belum ada komentar yang masuk)
Telepon Penting
Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
 
SMS Online

Belum ada SMS yang dipublikasikan

 
Jajak Pendapat
Bagaimana pendapat Anda tentang Pelayanan Publik yang telah diberikan oleh Pemerintah Kota Palembang saat ini?
Sangat Baik
Baik
Lumayan
Kurang Baik
Tidak Tahu
 
 

Hemat Air

Provinsi Sumatera Selatan   Visit Indonesia 2009   Inspektorat  Departemen Dalam Negeri RI   Pemerintah Kota Palembang   Portal Nasional Republik Indonesia  

© 2006 - 2009 Pemerintah Kota Palembang